Minggu, 09 Desember 2012

Marshal Surya Rachman

Marshal Surya Rachman (lahir di Jakarta, 7 Maret 1973; umur 39 tahun) atau Marshal adalah gitaris  grup musik ADA Band. Marshal yang berdarah asli Padang ini dikenal sebagai anggota yang paling cool di ADA Band. Pemain gitar yang sangat hobi berkuda ini bergabung dengan ADA Band semenjak tahun 2003.

Karier

Mengawali karirnya di industri musik Indonesia semenjak tahun 1997. Ketika itu Marshal sempat memperkarsai grup musik yang bernama Dr.PM yang telah merilis 3 album. Dr.PM sendiri adalah kepanjangan dari Dani Supit (sering tampil bersama KLA Project), Ronald (Ronald Fristianto ex Gigi), Patrick (posisi Patrick akhirnya digantikan oleh Erwin Morron) dan Marshal sendiri. Namun di tengah perjalanan grup yang baru berusia beberapa tahun ini mengalami banyak kendala yang akhirnya bubar. Pada tahun 2002 Suriandika Satjadibrata menawarkan dirinya untuk bergabung mengganti kekosongan pemain gitar di ADA Band yang waktu itu telah ditinggalkan oleh Baim. Marshal menerima tawaran tersebut dan akhirnya bergabung di ADA Band semenjak album Metamorphosis pada tahun 2003.

Krishna Balagita



Krishna Balagita (lahir di Jakarta, 29 Maret 1967; umur 45 tahun) atau lebih dikenal dengan Krishna ini adalah seorang musisi, penulis lagu, penata musik, pemain piano, ilustrator musik film dan produser rekaman. Krishna yang beragama Islam ini asli berdarah Jawa. Mulai dikenal masyarakat melalui tembang-tembang hitsnya di ADA Band. Grup musik yang didirikannya bersama Baim, Dika, Iso Eddy H dan Elif Ritonga.

Perjalanan Karier

Awal Karier

Mulai memiliki ketertarikan yang luar biasa terhadap musik sejak usia 12 tahun dengan mempelajarinya secara otodidak. Bersyukur Krishna lahir di lingkungan keluarga yang sangat mencintai musik yang membuatnya terbiasa mendengarkan musik dari berbagai genre seperti Klasik, Jazz, Pop, dan Rock. Semasa SMP Krishna sudah banyak bergabung dengan band di sekolahnya dan selepas SMA memutuskan untuk belajar dan memperdalam bakat musiknya pada Jack Lesmana dan mulai memainkan Jazz secara lebih mendalam. Di usianya yang ke 25 tahun sudah mulai bergabung dengan beberapa musisi jazz tanah air seperti Maryono Quintet, Ireng Maulana dan beberapa musisi Jazz senior lainnya. Di samping itu juga tetap aktif dalam dunia ajar-mengajar musik di Indra Lesmana Workshop. Pada akhir tahun 1993 Krishna hengkang ke Australia dan lebih mendalami lagi komposisi musik pada Paul MacNamara, salahseorang guru besar jazz di New South Wales Conservatorium of Music. Tahun 1995 kembali ke tanah air dan mulai tampil pada beberapa acara Jazz di tanah air seperti Jak Jazz dan masih banyak lagi.

Ibrahim Imran



Baim (lahir di Hongkong, 31 Mei 1975; umur 37 tahun; bernama lengkap Ibrahim Imran) adalah seorang penyanyi, dan aktor Indonesia).

Karier

Menyanyi

Sebelum berkarier solo, Baim dikenal sebagai vokalis grup musik Indonesia ADA Band. Setelah merilis 3 album bersama ADA Band, yaitu Seharusnya (1997), PerADAban 2000 (1999), dan Tiara (2001), Baim memilih keluar pada Desember 2001.
Setelah itu, Baim memutuskan untuk bersolo karier dan memilih jalur pop, berbeda dengan saat di ADA Band yang memiliki sedikit nuansa rock. Album pertamanya adalah ''Fresh !! (2002). Dalam album ini, sosok Baim-nya ADA Band masih terasa. Salah satu lagu yang menjadi hit dalam album ini adalah "Ajari Aku Bercinta". Sampai ketika kemudian merilis repackage dengan titel Refresh (2003), ciri seorang Baim mulai terlihat. Tak menunggu lama, Baim pun merilis album Nafasku (2004) yang karakter musiknya lebih kental ke pop balada.
Prestasi Baim dalam menyanyi solo pun mendapat apresiasi dengan diraihnya penghargaan sebagai Penyanyi Solo Terbaik kategori pop alternative di ajang AMI Awards 2004.
Tahun 2006, Baim kembali merilis album solonya bertajuk Terbaik Untukmu. Kalau di album-album sebelumnya Baim terlihat egois karena hampir mengerjakan semua materi lagu dan musiknya sendirian. Di albumnya kali ini, Baim bekerja sama dengan beberapa musisi, antara lain "Sungguh Mati” ciptaan Sandy Canester dan lagu andalan yang berjudul ”Seperti yang Ku Mau” ciptaan Dewiq, dan "Terbaik Untukmu" yang diciptakan dan diaransemen Teguh D. Ia juga menjadi gitaris di band barunya, The Dance Company.

Rama Yaya Moektio

Rama Yaya Moektio (lahir di Jakarta, 1 Desember 1977; umur 35 tahun) atau lebih dikenal dengan panggilan Rama adalah seorang pemain drum berkebangsaan Indonesia. Rama yang pengagum berat Genesis dan Phil Collins ini mulai dikenal permainannya melalui ADA Band pada album Metamorphosis tahun 2003.
Awal Karir
Rama mulai belajar bermain drum dengan memperhatikan sang ayah Yaya Moektio sejak dia masih kecil. Ayahnya sering mengajaknya menonton saat dia sedang bermain musik bersama God Bless, Gong 2000 atau Cockpit Band. Dengan begitu banyak sekali unsur art rock yang terserap dalam permainan Rama.

Iso Eddy Himawarso



Iso Eddy Himawarso (lahir di Jakarta, 29 November 1971; umur 40 tahun), atau yang akrab dipanggil dengan Iso ini adalah seorang pemain keyboard, produser rekaman dan pembuat jingle. Iso memulai kariernya di industri musik Indonesia ketika bergabung bersama ADA Band pada tahun1996, band yang didirikannya bersama Baim, Krishna Balagita, Suriandika Satjadibrata, dan Muhammad Abdu Elif Ritonga. Namun di tengah perjalanan kariernya bersamaADA Band, Iso memilih untuk keluar pada album PerADAban 2000 yang dirilis pada tahun 1999.

Perjalanan karier

Pada tahun 1993 Iso telah bergabung bersama Baim, Dika, E’el dan Herry (vokal) membentuk band kafe yang bernama B to 90's. Kemudian setelah masuknya Krishna Balagita pada tahun 1995 posisi Herry digantikan oleh Baim sebagai vokal dan sekaligus merangkap sebagai pemain gitar, Herry membentuk band lain yang bernama KIN dan nama B to 90's diubah menjadi ADA Band. Namun pada tahun 2000 karena beberapa permasalahan dalam grup akhirnya Iso memilih hengkang. Setelah itu Iso banyak menghabiskan waktu untuk aktifitasnya sebagai produser musik, seperti pada grup musik Tofu yang vokalisnya adalah istrinya sendiri yaituFla Priscilla. Pada tahun 2007, Tofu resmi dibubarkan.

Muhammad Abdu Elif Ritonga




Muhammad Abdu Elif Ritonga (lahir di Padangsidempuan, 18 Agustus 1970; umur 42 tahun) atau dikenal dengan panggilan E'el ini adalah pemain drum asli dari grup ADA Band, grup yang dulu didirikannya bersama Ibrahim Imran, Krishna, Dika, dan Iso Eddy Himawarso. Namun di akhir album ke dua dari ADA Band E'el memilih untuk mengundurkan diri. Sekarang dia menjadi salah satu drummer dari grup band Bro Band.

Perjalanan Karir

E'el mulai bergabung bersama Baim, Dika, Iso Eddy Himawarso dan Hery Sudayat beberapa waktu setelah dia hijrah dari Medan ke Jakarta pada tahun 1992. Kemudian pada tahun 1993 bersama mereka E'el membentuk band yang bernama B to 90's yang tidak lain adalah cikal bakal grup musik ADA Band. Namun grup tersebut hanya berorientasi untuk bermain lagu-lagu Top 40's yang biasa dijumpai di kafe-kafe pada masa itu. Membentuk ADA Band pada tahun 1996 dan meninggalkannya pada tahun 2000, tidak banyak kegiatan musik E'el yang lain yang dapat diketahui. Pada tahun 2009 E'el pernah mengikuti Pilkada Tapsel 2010 yaitu ajang pencalonkan diri menjadi Bupati Tapanuli Selatan.

Rabu, 05 Desember 2012

Inilah Penyebab Perut Buncit!!




Perut buncit memang membuat tak nyaman. Bukan hanya rasa cepat lelah saat melakukan gerakan tubuh atau sekadar berjalan, tetapi juga merusak penampilan lantaran bentuk tubuh jadi tak proporsional. Bagaimana perut bisa buncit?
Ahli kesehatan dr. Selfie C. Rijal menuturkan, banyak penyebab yang membuat perut menjadi buncit. Pertama, soal keturunan. “Faktor keturunan dari orang tua umumnya sulit dihilangkan,” ujarnya. 
Kedua, terkait penuaan. Dengan bertambahnya usia, produksi hormon dehydroepiandrosterone (DHEA) mulai menurun. Studi yang dilakukan Harvard Women's Health Watch menemukan hubungan penurunan hormon ini dengan peningkatan akumulasi lemak di perut.
Penyebab ketiga, makanan dan minuman tertentu. Dokter jebolan Universitas Padjajaran itu menunjuk gula dan alkohol sebagai biang keladi. Terutama yang terkandung dalam bir, itu bisa membuat otot menjadi kendur.
Dari pandangan ilmu gizi, lanjutnya, alkohol sangat berbahaya bagi tubuh. Hal ini dikarenakan alkohol mengandung kalori tinggi, sama seperti jumlah kalori pada makanan berlemak. Terlepas dari hal itu, saat meminum alkohol, hati akan bekerja dengan sangat keras untuk menghilangkan alkohol, serta menunda untuk menyaring gula.
“Gula tersebut kemudian disimpan tubuh sebagai lemak. Selain itu, alkohol juga dapat meningkatkan nafsu makan,” ujar dokter yang praktek di RS Sari Asih, Tangerang, Banten itu.
Dia juga menyebut makanan cepat saji sebagai penyebab perut buncit, karena jumlah kalori dan lemaknya yang sangat tinggi. Kemudian susu. Bila yang dikonsumsi adalah susu berkalori tinggi, akibatnya bisa menggelembungkan bentuk perut. “Karena itu, sebaiknya konsumsi susu rendah kalori,” ujarnya.